Selasa, 21 Januari 2025

Prioritas Musrenbang Kelurahan Cigugur Tengah 2025, Pengelolaan Sampah dan Operasi Pasar Jadi Fokus Utama

 

Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, telah menetapkan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2025.

 


CIMAHI, SURAT KABAR – Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, telah menetapkan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2025. 


Fokus utama mencakup penguatan bidang ekonomi, sosial-budaya, fisik, dan pemerintahan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.


Lurah Cigugur Tengah, Rezza Rivalsyah Harahap, menegaskan pentingnya peningkatan Operasi Pasar Sembako Murah (OPM) untuk mengurangi dampak ekonomi masyarakat akibat inflasi. 


Di bidang sosial-budaya, insentif bagi penggiat sampah direncanakan guna mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.


"Operasi Pasar Sembako Murah sangat penting sebagai langkah mitigasi inflasi yang langsung menyentuh masyarakat. Selain itu, insentif bagi penggiat sampah merupakan apresiasi sekaligus dorongan agar kesadaran terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat," ujar Rezza, Rabu (22/1/25).


Untuk bidang fisik, prioritas utama adalah pengadaan lahan dan pembelian mesin pengolahan sampah berkapasitas 250 ton per hari. 


Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan sampah yang terus meningkat di wilayah tersebut.


"Permasalahan sampah menjadi perhatian serius. Dengan pengadaan mesin pengolahan sampah, kita tidak hanya meminimalisasi penumpukan sampah, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat," tambah Rezza.


Sementara itu, di bidang pemerintahan, Kelurahan Cigugur Tengah mengusulkan pengadaan alat pembakaran sampah yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). 


Hal ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara aman dan ramah lingkungan.


Rezza menekankan bahwa seluruh program prioritas ini memerlukan dukungan dari masyarakat dan pemangku kepentingan agar dapat terealisasi dengan optimal. 


"Kami berharap program ini dapat didukung penuh oleh semua pihak, karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat," pungkasnya.


Dengan usulan prioritas ini, Kelurahan Cigugur Tengah menunjukkan komitmen untuk menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkelanjutan.


Police Goes to School: Polsek Cimahi Selatan Edukasi Bahaya Bullying dan Keselamatan Berlalu Lintas

Police Goes to School: Polsek Cimahi Selatan Edukasi Bahaya Bullying dan Keselamatan Berlalu Lintas


CIMAHI, SURAT KABAR – Polsek Cimahi Selatan melaksanakan program Police Goes to School di SDN Melong Mandiri 1, Rabu (22/1/25). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.00 WIB ini dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Cimahi Selatan, AKP Eneng Nurbaekah, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Melong.


Dalam kesempatan tersebut, AKP Eneng memberikan edukasi kepada sekitar 400 siswa-siswi kelas 4 hingga kelas 6, bersama para guru dan kepala sekolah. 


Materi yang disampaikan meliputi bahaya bullying di lingkungan sekolah serta pentingnya memahami aturan lalu lintas, seperti penggunaan helm yang benar dan mengenali rambu-rambu lalu lintas.


"Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat memahami dampak negatif bullying dan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya," ujar AKP Eneng saat ditemui di lokasi.


Melalui program ini, Polsek Cimahi Selatan memberikan edukasi kepada ratusan siswa tentang bahaya bullying dan pentingnya keselamatan berlalu lintas sebagai upaya membentuk karakter anak sejak dini.


"Kesadaran sejak dini dapat menciptakan generasi yang lebih disiplin dan peduli terhadap sesama," ujarnya.


Kapolsek Cimahi Selatan, AKP Yudhi Hariyanto, menegaskan pentingnya program ini sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam membangun karakter anak-anak sekolah. 


"Kegiatan seperti ini menjadi sarana penting untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat, khususnya anak-anak, serta meningkatkan kesadaran hukum dan disiplin sejak dini," tuturnya.


Kegiatan berjalan lancar dan kondusif, diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif antara siswa dan pihak kepolisian. 


"Police Goes to School akan terus dilaksanakan di berbagai sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak," tandasnya.


Musrenbang Kelurahan Cimahi Prioritaskan Ekonomi dan Pengembangan SDM

Musrenbang Kelurahan Cimahi



CIMAHI, SURAT KABAR – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Partisipatif Tingkat Kelurahan Cimahi digelar pada Selasa, 21 Januari 2025, di Aula Kelurahan Cimahi. 


Kegiatan ini menjadi momen krusial bagi warga untuk mengusulkan prioritas pembangunan, dengan fokus pada penguatan perekonomian lokal dan peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM).


Dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari Ketua RW, tokoh masyarakat, unsur perangkat daerah, hingga fasilitator, forum ini menggali usulan warga yang nantinya akan dibahas lebih lanjut di tingkat kecamatan.


Tema pembangunan Kota Cimahi tahun 2026, yaitu “Penguatan Stabilitas Perekonomian dan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia”, menjadi panduan utama dalam diskusi. 


Usulan warga beragam, mulai dari pelatihan keterampilan, pengembangan infrastruktur, hingga pengadaan fasilitas umum.


Ketua RW, Asep, mengungkapkan harapannya agar usulan prioritas dapat terealisasi.


“Kami berharap usulan prioritas ini benar-benar dapat diwujudkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam menciptakan peluang ekonomi baru,” ujarnya.


Sementara itu, fasilitator Musrenbang menekankan pentingnya aspirasi yang relevan dengan kebutuhan strategis kota.


“Ini bukan hanya tentang apa yang kita butuhkan sekarang, tetapi bagaimana kita mempersiapkan Cimahi menjadi lebih tangguh dan berdaya saing di masa depan,” tegasnya.


Hasil Musrenbang Kelurahan ini akan dirangkum menjadi dokumen prioritas untuk dibahas dalam Musrenbang Kecamatan. 


Pemerintah berharap warga semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan, menciptakan rasa kepemilikan terhadap kota yang mereka tinggali.


Forum ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi Kota Cimahi yang inklusif, tangguh, dan maju.